Mungkin kata kata ini sering kali kita dengar di telinga atau sepintas terlintas di penglihatan.. Pertemananpun terkadang juga tak selamanya menjadi teman. Kadang juga teman bisa menjadi saudara, sahabat, keluarga dan juga terkadang bisa menjadi penipu ulung lidah pelacur dalam pertemanan..
Pertemananpu juga terkadang seperti musim penghujan dan musim kemarau, ketika halnya dia mempunyai apa yang dia punya. Pertemananpun seakan menguak begitu saja dengan sendirinya mengoarkan kata kata friendship atau respect di suaranya.. Dan ketika apa yang dia punya itu telah tiada. pertemananpun terkadang bias, seperti halnya Speaker Tape yang sedikit kurang terawat termakan karat..Terkadang juga pertemananpun datang dengan sendirinya.. Entah itu lewat dari Sinyal Udara, entah itu lewat dari tempat situasi dan entah itu dengan sendirinya dari obrolan obrolan.. Hingga satu sama lain menjadi tau mengenal dan meski terkadang tak mau kenal! lagi... begitu indah pertemanan yang dahulu kita jalin bersama, di saat waktu luang yang cukup kosong… lalu disibukannya dengan adanya kalian yang selalu menggugah tidurku untuk bermain lebih lanjut dan terkadang lupa waktu untuk bergegas istirahat pulang. Sampai sampai orang tua kita mencari keberadaan kita di tengah tengah keasikannya kita bermain (kecil dahulu).. kesana kemari mencari tau apa yang lebih baru untuk di mainkan, meski adapun rutinitas mainan yang selalu dimainkan di saat waktu yang tepat untuk dimainkan. Hingga tak ada habis habisnya jika halnya bicara untuk “bermain”.. tak jauh beda pada pertemanan MERAH PUTIH, PUTIH BIRU, ABU PUTIH seperti halnya musim tanam dan musim panen tiba.. di saat musim tanam, pertemananpun mulai merajut sebagaimana mestinya membuat kain dengan cara tradisonal ‘tenun’. Dan ketika musim panen tiba, perpisahan antara padi, tanah dan batang terpisah sampai bibitpun tertanam kembali. hingga banyaknya teman terkadang tak tau mana temannya sendiri, yang dulu kenal hingga kini cenderung bertanya “masihkah ku kenal dengannya?” emmhh.. kabar apa disana teman?? Apa kabarmu kini teman?? Masih ingat dengan ku sobat??! Tinggal dimana sekarang?? Iahhhh masih “goyang ajah nihh”…
Ragil Tirto Adhi Soerjo..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar